Semua kisah kehidupan memang harus adanya cobaan dan rintangan. Ada nya pertemuan dan perpisahan, Ada senang ada sedih,Ada bahagia ada kecewa.
Namun itu semua hanya lah sebuah persoalan yang harus di nikmati. Dari persoalan yang mungkin sangat menyatat hati, namun harus terus mencoba kuat untuk di jalani.
Ada seorang anak laki laki yang harus menanggung beban berat di benak nya sejak lahir. Dia anak korban Broken home dari sebuah keluarga, ia sedari kecil tidak pernah melihat siapa sosok ayah nya sejak itu.
Ia hidup dari umur 6 bulan tinggal berdua bersama ibunya. Sejak itu hingga ia berumur 6 tahun tidak pernah merasakan apa yang namanya seorang ayah di kehidupannya.
Ibunya adalah sosok ibu pekerja keras, Walaupun ibunya masih terbilang berumur muda ibunya tidak pernah sedikit pun mengeluh, atau pun berniat untuk menyakitinya.
Dari kerusakan rumah tangganya, ibunya harus berjuang bekerja untuk menghidupi anak laki lakinya seorang diri. Kadang ia berperan menjadi ibu dan sekaligus seorang ayah, Bahkan ibunya sering kali menjadikan kepalanya menjadi kaki. bahkan kaki menjadi kepalanya.
Cuma untuk membesar kan anak nya tersebut, Ibunya Adalah pekerja di salah satu perusahaan menjahit. ia demi menghidupi anak nya seorang diri bekerja dari pagi hingga larut malam.
Ibunya saat itu merasa tidak punya cara lagi selain meninggal kan anaknya untuk mecari pekerjaan. Yang alhasil anak nya pun di titipkan ibunya kepada bapaknya untuk membantu mengurus anak nya saat ia bekerja.
Dan jika ibunya sudah selesai bekerja ia akan menjemput kembali anaknya. Hingga setiap hari iya lakukan hanya untuk membesar kan anaknya.
Anak itu di berinama Habil, Anak yang tumbuh kuat dan sehat. sering kali ia seperti anak yang memahami keadaan ibunya, sampai sampai ia hidup tidak pernah merepotkannya. Dia hidup tidak seperti anak biasanya yang sering kali cengeng atau pun merengek jika di tinggal kan oleh ibunya.
Justru dia malah menjadi suport sistem ibunya yang sampai pada akhirnya bisa melawit hari hari sulitnya bersamanya. ibu nya mendidik dan membesar kan nya hingga akhirnya tiba di umur 6 tahun yang ia pun mulai memahami apa artinya seorang ayah.
Habil yang masuk sekolah TK, mulai bertanya tanya tentang siapa ayah kandung nya saat itu kepada ibunya.
"Ibu ..... kenapa sih teman temanku... sering di jemput ayah nya ke sekolah.... ayah itu siapa bu...." Tanya habil dengan nada serius
ibunya yang merasa kaget akan pertanyaan anak nya pun sedikit menarik nafas untuk menjawab:
Sambil mengelus ngelus kepala anak nya ia menjelaskan,
" ayah itu seorang laki laki dewasa yang sudah menikah dan punya anak.... dan anak itu sering kali memanggi ayah... atau bapak kepada laki laki itu...."
Ujar ibunya dengan penuh kehati hatian
" Trus ayah habil mana bu..."
" Kok habil gak tahu.... ayah habil dimana... apa habil... lahir gak punya ayah...."
Habil dengan penuh bertanya tanya
Ibunya yang semakin tersudut kan oleh anaknya, ia berpikir bahwa anak nya saat itu mulai mengerti dan mulai bisa membedakan.
Namun semua itu ia tidak merasa sulit, ia sudah mempunyai jawaban sedari dulu jika suatu saat nanti anak nya akan bertanya siapa sosok ayah nya ibunya akan menceritakan kejadiannya walau pun entah respon anak nya akan seperti apa.
" Ya sudah kalau memang kamu ingin tahu... ibu akan ceritakan yah.... Tapi hanya sedikit saja.. karena umur kamu masih kecil... ibu takut kamu belum paham atau mengerti yang ibu ceritakan .... nanti jika kamu sudah mulai mengerti dan dewasa.... ibu akan jelaskan lagi......"
Kata ibunya sambil memeluk anak nya dengan erat
Di situ pun langsung menceritakan kepada anak nya bahwa saat itu ibunya menikah dengan orang yang tidak tepat. Laki laki itu menikahi ibunya sering kali bertengkar, karena laki laki yang dinikahinya mempunyai sifat yang pemarah dan arogan.
Bukan hanya laki laki itu yang sering memarahinya tapi ada juga ibu dari laki laki itu yang bisa di bilang sebagai mertuanya. Mertuanya sering kali menjadi penyebab kerusakan nya rumah tangga nya saat itu.
Karena saat ia menikah mertuanya sering kali ikut campur dan menuntut anak nya agar mengikuti kemauan ibunya . Sedangkan dia tidak berpikir jika tugas istrinya itu yang harus di dahulukan di banding ibunya.
Hingga pada akhirnya rumah tangga nya pun sering kali mengalami problem di setiap obrolannya. karena yang tak lain adalam mertuanya yang sering membuat susana menjadi keruh dan malah membalikan pakta kepada istrinya.
Bukan hanya cekcok bahkan baku hantam pun di lakukan, Kelakuan laki laki itu sering kali KDRT kepada istrinya. Namun ia sering kali menyembunyikan kelakuan laki laki itu karena berpikir ia bisa berubah.
Dan singkat cerita sampai pada akhirnya Hamil habil dalam kandungan ibunya. laki laki itu pun tidak berhenti di sini saja, malah semakin arogan bahkan semakin parah.
Sampai sampai istri hamil pun berani memarahi dan menyiksanya.
Hingga pada akhirnya saat habil di lahirkan dan berumur 4 bulan ibunya sudah bulat dan sudah berpikir tidak kuat lagi untuk menahan semuanya. Yang pada akhirnya ibunya mengeluarkan keluh kesah nya kepada keluarganya untuk mengetahui bagai mana sifat asli laki laki itu.
Semua ia ceritakan, dari pemarah dan sering KDRT, hingga pada akhirnya semua keluarga ibunya menyuruhnya untuk meninggal kan laki laki biadab sepertinya. Dengan tekad yang besar akhirnya ibu dan anak itu pun yakin untuk kehidupan barunya, sudah tidak mau lagi bersama walau pun nanti resikonya akan terjadi kepada anaknya.
Saat semua di ceritakan oleh ibunya kepada habil, habil tahu ceritanya seolah olah sedang merasakan semuanya. Bahkan ia seperti mengetahui semua yang di rasakan ibunya saat ibunya bercerita.
Habil yang tiba tiba mengepal kan tangan nya, seperti sedang merasakan kesal dan marah akhirnya mengeluarkanya:
" Dasar laki laki jahat .... Habil gak mau ketemu laki laki itu bu ...... Ternyata dia cuma mikirin dia sendiri....dia enggak mikriin aku.....,"
" Aku memang bodoh..... kenapa aku harus menanyakan dia.... sedangkan dia saja tidak perduli aku.....," Ia berbicara dengan mata yang penuh dendam
Ibunya yang melihat respon anak nya seketika keluar air mata tak tertahan. ibunya tidak menyangka jika jawaban anak nya malah sangat sangat menghargai semua kerja keras nya selama ini.
Namun anaknya yang tahu :
" Ibu kenapa menangis..... sudah bu... jangan sedih ... biar habil yang akan cari dia.... habil akan tagih semua kerugian yang habil rasakan....."
" Dia haruss ... bayar kerja keras ibu yang cape tiap hari ngurusin habil......"
Anaknya berbicara dengan lantang dan seolah menenangkan ibunya
ibunya yang merasa bangga kepada anak nya akhirnya mengusap air matanya. ibunya seketika berpikir jika dia saat ini sudah ada pembela dalam hidupnya.
ibunya pun berpikir jika suatu saat bapak kandungnya datang untuk mengambil dia, dia sudah bisa memilih mana yang benar benar menyayanginya dan mana yang tidak menyayanginya.
Selesai

Komentar
Posting Komentar