Lewati ke konten
Pengorbanan Wanita Menjadi Seorang Istri

Pengorbanan Wanita Menjadi Seorang Istri

0Dibaca 0Bab 0Komentar
Mulai Baca

 

ilustrasi

      

Rani wanita yang kesehariannya sibuk sebagai pekerja buruh pabrik, dan malam nya sebagai penyayi cape. Membuat nya terbiasa menjadi seorang wanita pekerja keras dalam kesehariannya.


Rani bukan hanya wanita mandiri, tapi ia adalah wanita yang sangat tegas dan baik. Dalam hidupnya ia selalu menomor 1 kan keluarganya dibanding dirinya. 


Namun hal itu sering kali dijadikan pemanfaatan dalam hidupnya. Dari kebaikannya malah banyak orang yang menganggap dirinya gampang untuk di bodohi. Tapi rani yang tidak sedikit pun merasa dendam dengan orang yang sering kali memanfaakan nya malah terus membantunya. 


Rani yang hidup berkecukupan bahkan sangat memanjakan dirinya dengan uang yang ia cari. Ia yang sangat merawat dirinya membuatnya sangat terlihat cantik dan terurus.  Badan yang sering di rawat, muka yang Rutin menggunakan scincare, Bahkan rambut yang sering ke salon. 


Membuat nya semakin cantik dan terurus membuatnya sangat banyak di kagumi oleh kaum pria. Namun ia tidak pernah sedikitpun Merasa serius dalam hubungannya dengan pria. 

 

Ia hanya kenal untuk main main saja, Malah hanya ingin memanfaatkan para pria itu saja. Banyak nya laki laki yang kenal bahkan ingin pacaran dengannya malah hanya di manfaatkan dan di permainkannya saja. 


Banyak laki laki yang sudah tergila gila, bahkan serius dengannya. Tapi malah ia merasa biasa saja, dan meninggalkannya Tanpa kabar dan keputusan.


Hingga singkat cerita Rani yang sudah memasuki umur 20 Tahun yang membuat nya semakin dewasa, dan merasa cape dengan kesehariannya. Berpikir jika dia saat itu harus segera serius mencari pendamping bukan mencari kekasih lagi. 


Rani yang saat itu sedang serius malah berbalik terbalik, dari masa ia hanya main main saja banyak yang serius. Malah di saat ia serius banyak yang mempermainkannya.

Hingga ia berpikir jika ia saat itu sudah mendapatkan karma dengan apa yang ia lakukan sebelumnya.


Dan akhirnya rina yang sudah merasa dapat satu pria yang menurutnya cocok untuk di jadikan suami ia langsung berniat langsung kejengjang pernikahan. 

Pernikahan pun tiba dan ia resmi menjadi seorang istri. 


Kehidupan baru pun akhirnya ia dapati, dari kehidupan barunya ia yang sedang beradaptasi bahkan menikmati  masa masa sebagai seorang istri. 

Masih di pase yang belom mengeluh, masih terlihat baik baik saja dan nyaman. 


Yang masih bisa santai, yang awal nya harus berangkat pagi untuk bekerja sekarang ia hanya bangun untuk membuat sarapan untuk suaminya saja. 

Sesudah itu ia bisa berdandan dan masih mempercantik diri seperti biasanya. 


Hari demi hari ia lewati dengan penuh keseriusan dan ketulusan. masih ia ikuti dengan sangat sangat nyaman dan bahagia dengan statusnya sebagai seorang Istri. 


Satu tahun pernikahan pun tiba, Hingga pada akhirnya awal perubahan nya sebagai seorang istri pun datang. Yang bermula dari suaminya yang tiba tiba biasa saja kepadanya, yang sudah tidak lagi genit bahkan menggombalinya. 

Ia juga sangat jutek dan dingin terhadapnya, Belum di tambah dengan pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai di buatnya. 


Membuat nya semakin banyak mengeluh bahkan cape. Apalagi dengan datangan seorang anak yang hingga membuat nya tambah cape, Bukan menambah beban pekerjaannya yang menambah tapi butuh efort yang sangat besar untuk mengurus  dan menjaga anaknya itu. 


Rani yang tidak semakin tidak di perdulikan bahkan di perhatikan. Membuatnya semakin hari semakin tidak lagi memperdulikan dirinya, ia hanya sibuk menjadi seorang ibu rumah tangga dan menjadi seorang ibu. 


Bukan hanya badan yang cape, di tambah dengan mental yang sudah merasa tidak waras membuat nya semakin banyak mengeluh dan marah marah. di tambah dengan Ekonomi yang tidak sama seperti dulu membuat nya sering kali menangis dan merasa ingin kembali kemasa dulu. 


Rani yang sudah merasa cape bahkan pasrah dengan keadaannya. Ia juga sudah tidak pernah memperhatikan dirinya, yang tidak pernah merawat diri, bahkan tidak mampun untuk membeli keperluannya. 


Karena uang yang hanya cukup untuk keperluan dapur dan anaknya saja, sehingga membuat rani hanya bisa diam dan sudah tidak mempedulikan penampilannya lagi.

Karena ia hanya cuma bisa mengandal kan uang suaminya saja yang harus diam bahkan  tidak bisa banyak meminta kepada suaminya. 


Boro boro untuk mempercantik diri, membeli farpum dan bedak pun tidak bisa ia beli. Apa lagi harus untuk membeli scincare atau pun kesalon, Rambut yang dulu ter rurus lurus dan wangi mengkilat. 


Sekarang jangan kan di urus di sisirpun jika ia sempat, karena setiap hari ia merasa sibuk dengan kerjaan rumah bahkan ngurus anaknya yang tidak bisa memperhatikan dirinya sendiri.  yang ia merasa lebih penting Anak dan rumahnya yang di urus di banding dirinya yang harus di nomor satukan.


Ia rela berkorban demi menjadi seorang istri dan ibu. dari hidup yang tak pernah kurang harus rela merasakan kekurangan, yang hidup nya sibuk dengan mempercantik diri sekarang baju sehelai pun susah untuk di belinya. Membuatnya hanya bisa terdiam membiasakan diri dan banyak tahu diri. 

Tags

Bagikan Cerita

Daftar Bab

    Ulasan Saya

    0/500
    — ★★★★★ Belum ada ulasan

    Komentar