Di belakang rumah nenek ku ada Sumur yang sepertinya tidak pernah di pakai, Sumur yang Embernya ilang, talinya putus dan bibir sumur pun terlihat sudah berlumut seakan sumur itu seperti sumur tua yang sudah tidak pernah di pakai.
Kebetulan Nenek sedari kecil tinggal di kampung itu, maka tak lain sedikit banyak nya nenek itu akan tahu kenapa sumur itu terbengkalai di dibelakang rumahnya.
Nenek yang hidupnya hanya menyendiri, Semenjak ia di tinggal kan oleh mendiang suaminya. Ia hidup sendiri di rumahnya, Nenek itu mempunyai 2 orang anak yang sudah menikah bahkan sudah mempunyai cucu di masing masing anaknya.
Nenek itu mempunyai 2 orang anak perempuan, dan 3 orang cucu. Nenek itu bernama nenek rasnah, sebenarnya nenek rasnah itu pernah di ajak anak nya ke kota untuk tinggal bersamanya di sanah.
Anak anak nya sangat kawatir terhadap nenek rasnah semenjak ia di tinggal kan oleh suaminya. Karena nenek yang hanya sendiri dan umur yang sudah tua membuat anaknya mencoba membawanya tinggal bersamanya di kota.
Karena anak nya yang mendapat kan suami yang tinggal di kota yang pada akhirnya mereka berdua harus ikut dengan suaminya ke kota. Nenek yang di ajak oleh anak nya cuma hanya mau beberapa hari saja di kota.
Karena menurut nenek rasnah bahwa di kota tidak nyaman seperti di desa. di kota sangat berisik dan orang orang nya sangat jorok dan kotor. sehingga membuat nenek rasna meminta di antarkan pulang ke desa untuk tinggal sendiri di desa.
Mau tidak mau anak nya pun tidak bisa memaksakan ibunya yang harus tinggal di kota, akhirnya mengantarkan nya kembali kedesa.
Hingga pada akhirnya nenek rasnah pun tinggal di desa sendiri. menjalani masa masa hidupnya di masa tuanya, Anak nya pun sering kali datang mengunjungi ibunya untuk mengecek bagai mana kabar ibunya di desa.
Nek rasnah pun mempunyai cucu yang sudah besar besar di dua anaknya. Yang sering kalu datang menemani nenek rasnah itu cucu dari anak pertamanya.
Dia cucu wanita yang bernama melati, Cucunya yang sangat sayang dengan nenek nya ,sering sekali menjenguk nenek nya bahkan betah bersama nya. hingga sampai berhari hari lamanya ia menginap di desa untuk menemani neneknya.
Saking seringnya melati datang kerumah neneknya, ia sangat hapal betul dengan susana desa . Ia yang sering kali memperhatikan sekitar sering bertanya tanya kepada nenek nya.
Termasuk sumur tua yang ada di belakang persis rumah nenek nya itu.
" NENEK....... melati boleh tanya tidak,....... " tanya melati dengan neneknya sambil tiduran di kaki neneknya
" Kenapa ... ndok ... nanya apa ...." Kata nenek nya dengan suara yang serak serak basah menyaut
" Nek... Sumur di belakang rumah ini... tidak di pakai yah nek..... ko aku tidak melihat ada Ember ataupun tali yang terikat di sumur itu...." Kata melati dengan nada bertanya tanya
Nenek nya yang kaget dengan pertanyaan melati akhirnya langsung menyuruh cucunya untuk bangun dari kakinya.
" aduhh..... ndokk.... jangan pernah macam macam yah ndok.... jangan pernah deket deket sama sumur itu......" ucap nenek dengan sedikit gelisan kepada cucunya
Karena nenek nya sudah tahu asal muasal sumur itu berada tadinya. dan hingga ada satu kejadian yang membuat nenek itu pun merasa takut dan tidak berani dekat dekat dengan sumur tua di belakang rumahnya.
Nenek rasna pun sering kali menutupi keberadaan sumur itu kepada cucunya. bahkan jika cucunya ingin jalan jalan menyusuri desa nenek nya sering kali membawanya kejalan yang lebih jauh.
Agar tidak bertemu dengan sumur tua itu, namun nenek rasnah pun kaget. dengan usahanya menjauhi keberadaan sumur tua itu malah cucunya tahu tentang adanya sumur di belakang rumah miliknya.
Ternyata cucunya tahu keberadaan sumur tua itu sudah lama, bahkan dari pertama kali ia datang ke rumah neneknya saat itu.
Awal nya melati tidak pernah ingin tahu dengan adanya sumur tua di belakang rumah neneknya.
Namun suatu malam saat melati menginap di rumah neneknya, sering kali terbangun mendengar adanya suara lentingan orang sedang menimba air:
" Kreekkk..... kreeekkk....kreekkk
bruuuukkkk... bunyi suara timbaan dan air menetes yang bertaburan
Melati yang mendengar nya sering kali bingung bahkan penasaran. Siapa yang menimba di malam hari.
Dan sumur mana yang mereka timba, Ada sumur di belakang rumahnya tapi tidak ada ember bahkan tali pun tidak ada. sehingga ia tidak merasa yakin jika suara itu berasal dari sumur tua di belakang rumahnya.
Dari keseringannya ia mendengar hal yang sama, hingga pada akhirnya saat itu melati memberanikan diri untuk melihat sumur di belakang rumah neneknya itu.
Sebelum nya melati yang tidak sengaja tahu tentang keberadaan sumur tua itu. saat ia ingin pergi membuang sampah di rumah neneknya. saat di cari namun tidak melihat pembuangan sampah di situ, melainkan adanya sebuah sumur tua yang tanpa ember bahkan tali di lihatnya.
Melati yang hanya sekilas belum sempat mendekati sumur tua tersebut. Hingga pada akhirnya di malam itu melati memberanikan diri keluar untuk mengecek benar apa tidak nya ada yang menimba di sumur tua itu.
Saat melati berjalan untuk melihat sumur itu dengan di temani senter kecil jalan kebelakang rumah neneknya. dengan jalan yang mengendap ngendap karena ia takut neneknya bangun saat itu.
Saat sampai di sumur itu tidak ada seorang pun yang menimba air di sumur itu. Bahkan tidak ada ember dan tali di sumur itu, Namun saat di lihat ke pinggiran bibir sumur seperti adanya tetesan air baru yang di ambil dari bawah sumur.
Namun entah siapa, saat melati ingin menyenter kedalam sumur itu tiba tiba :
" Hey.... toLong bantu aku ...... "
" Aku ingin keluar.... dari tempat ini.....
Aku dingin......."
Melati yang mendengar rintihan di dalam sumur itu pun kembali dengan terbirit birit, dengan jantung yang berdetuk kencang ia melarikan diri dari sumur tua itu.
melati yang takut langsung kembali kerumah neneknya untuk masuk kekamarnya dan kembali tidur di malam itu.
Sejak kejadian itu melati pun sering kali mendengar rintihan bukan hanya malam tapi di pagi dan siang hari.
Hingga pada akhirnya melati pun memberanikan diri menanyakan hal ini kepada nenek nya. agar menjelaskan apa yang telah terjadi dengan sumur tua itu.
Nek rasnah yang sudah mendengar cerita cucu nya akhirnya tidak bisa menyembunyikan lagi tentang kejadian sumur itu.
Nek rasnah pun bercerita tentang suatu kejadian yang saat itu ia tahu dengan sumur di belakang rumah nya. Dulu 10 tahun yang lalu adanya 1 rumah yang tinggal di belakang rumah neneknya melati, mereka suami istri yang mempunyai 1 anak.
Namun keluarga itu mempunyai keterbatasan ekonomi dalam rumah tangganya. Ia sering kali kelaparan bahkan sering kali tidak pernah makan di tempat itu. Karena 10 tahun lalu masih susahnya pekerjaan sehingga suaminya itu sering kali menganggur hingga pada akhirnya kekurangan.
Dari kekurangan nya ia mempunyai satu anak perempuan berumur 7 tahun. Anak itu sering kali merengek meminta makan kepada ayah dan ibunya. Namun ayah dan ibunya tidak bisa memberinya karena tidak ada uang saat itu, sering kali anak itu di siksanya.
Karena sering kali menangis dan mengamuk. ayah dan ibunya yang sudah merasa bingung pun sering kali menyiksa anaknya agar supaya mengerti dengan keadaannya.
Nenek rasnah pun adalah orang nomor 1 yang banyak membantu. Nek rasnah yang sering kali tidak tega melihat anak perempuanya di siksa bahkan menggunakan kekerasan oleh ayah nya sering kali memberi anak nya makan.
Bahkan sering kali memberinya uang untuk membantu kesehariannya. Namun nek rasnah pun yang hidup mengandal kan anak anaknya hanya bisa membantunya hanya sekedar saja. Hingga pada suatu ketika Suami istri itu cekcok besar di rumahnya.
Istrinya yang sering kali marah dan sering kali menyudut kan suaminya, istrinya yang terus menyuruh suaminya mencari uang dan pekerjaan pada akhirnya berubah menjadi malapetaka.
Suaminya yang sudah bingung yang sudah mencari pekerjaan bahkan meminjam kesanah kemari untuk modal makan. Namun tidak ia dapatkan, hingga pada akhirnya suaminya pun kalut dan pusing.
Mendengar istri dan anaknya menangis dan marah marah. pada akhirnya suaminya pun dengan penuh emosi dan pikiran yang buntu mengikat istri dan anaknya dan menjatuh kan nya ke dalam sumur yang berada tepat depan rumahnya.
Tak butuh waktu lama dan memikir panjang suaminya yang sudak tersudut emosi akhirnya menjatuhkan istri dan anak nya tanpa sedikit pun takut atau pun menyesal.
dengan suara jeritan dan tangisan istri dan anaknya dengan sedikit berontak. Namun suaminya yang sudah terlanjur marah membuat nya terus menyeret istri dan anak nya ke depan bibir sumur.
Saat sesampai nya di depan bibir sumur, Namun sang istri yang memeberontak dan masi mempunyai tenaga yang kuat pada akhirnya suaminya pun mengambil sebilah balok untuk memukul kepala istrinya agar tidak melawan lagi.
Nenek rasnah yang mendengar suara jeritan jalan mengecek kebelakang. Namun saat nek rasnah melihat, tidak sempat menyelamatkan keduanya. suaminya sudah terlebih dulu memasukan istri dan anaknya ke dalam sumur itu.
Nenek yang melihat itu pun hanya bisa menangis dan menahan rasa kesedihanya. Nek rasnah yang melihat suaminya membawa balok ia takut jika datang menghampirinya nenek pun di buat hal yang sama, hingga pada akhirnya nenek rasnah pun terdiam menjadi saksi kunci kematiannya.
Saat nenek rasnah mematung melihat suaminya yang sudah memasukan istri dan anak nya tiba tiba. Suaminya yang masuk kedalam rumah nya dan keluar kembali membawa 1 buah pisau dapur.
Membuat nenk rasnah yang melihatnya semakin takut dan kaget. Nenek tua yang berdiri dengan kaki gemetar, menguatkan diri untuk mencari tahu apa yang akan di lakukan suami tetangga nya saat itu.
Namun tiba tiba ia menusukan pisau itu keperutnya beberapa kali, nenek rasnah yang sempat kaget dan repleks mengeluarkan suara. " Arrrggghhh....."
nenek rasnah tidak sengaja teriak
Saat nenek rasnah teriak pun sempat suami tetangga nya menoleh melihat sebelum ia terjatuh dan banyak mengeluarkan bercak merah di badannya.
Tak lama kemudian dari kejadian itu akhirnya banyak warga yang berkumpul, dengan aparat desa setempat. Nek rasnah yang sudah melihat kejadian nya seorang diri, menceritakan apa yang telah terjadi saat itu.
Hingga pada akhirnya sejak kejadian itu pun sumur itu menjadi tidak lagi di gunakan. Karena sudah pernah adanya suatu korban pembunuhan.
Selesai
Tags
Download Aplikasi
Daftar Bab
Ulasan Saya
—
★★★★★
Belum ada ulasan

Komentar
Posting Komentar