Terjun Kedalam Dunia Gaib

Penulis: Sri Wulandari | Dipublikasikan: 02/08/2026

Ilustrasi

 Di Ceritakan Tentang Ada nya Suatu kisah Yang Datang di sebuah Perkampungan Yang masih Jauh Dari perkotaan. Yang masih Mempunyai Kehidupan Yang sangat Asri dan juda Alami di Kampung tersebut. 

Kehidupan di sanah Masih dibilang Hidup dengan Kesederhanaan dan Masih berpegang teguh Dengan tradisi nya yang kental. Semua masyarakat tersebut masih sangat percaya dengan Kekentalan budaya nya Termasuk Mistis yang Sering kali di jadikan cerita para Orang tua untuk di ceritakan kepada anak cucunya Agar tahu Apa adanya Kehidupan dunia lain benar adanya.

Entah Semua Yang di ceritakan Oleh orang tua jaman dulu Mitos Atau Pakta adanya. Namun Hal ity banyak sekali orang yang Meng Iya kan Bahkan percaya Bahwa Adanya Kehidupan Dunia lain Tersebut. Atau bisa di bilang dengan Dunia mistis, Mungkin Masih banyak Juga Yang belum paham dan tidak yakin dengan Adanya Dunia lain. 

Mungkin itu kembali Dengan kepercayaan masing masing. Walau pun seperti itu, Kita harus banyak memahami Dengan Apa cerita Nenek moyang atau para orang tua jaman dulu Yang sering kali Melontar kan kata kata Saklar Atau bisa di bilang Pamali.

Keyakinan yang di berikan Oleh para Nenek moyang Atau pun orang tua. Bukan hanya sekedar cerita atau obrolan kosong, Bisa di bilang Narasi yang harus di sikapi Dengan apa yang di ceritakan ituh Bukan untuk Menakuti Atau pun untuk Membuat Anak menjadi tidak Berani. 

Akan tetapi Membuat Anak cucu Mempunyai Kesimpulan dan Mengetahui Patilasan Yang dulu datang Yang di alami Para Nenek moyang Atau pun Orang tuanya yang mereka alami. Walau beda Kehidupan atau Beda jaman Para orang tua Meyakin kan semua anak nya Kalau Para turunannya Harus Tahu Bahwa Mahluk Lain itu Benar adanya. 

Semua itu Adalah Wawasan yang Di berikan dengan Secara lisan Walau pun bukan secara Bukti di berikan. Tapi masih bisa di katakan Hal itu menjadi sebuah Kewaspadaan dan Kepercayaan terhadap diri Bahwa Bukan hanya Manusia yang Harus di Hargai, Masih Ada mahluk lain yang harus di hargai dan di hormati. 

Walaupun Tidak bisa di lihat tapi Masih bisa di Rasakan dan di Jadikan kepercayaan. Kehidupan Perkampungan Yang masih Segar dan Alami, Dengan di Temani Pohon pohon liar yang Hidup dengan Berratus ratus tahun Lamanya. Dan Hirup pikuk Kehidupan yang semuanya Masih di Hidupkan Dengan alam, Menjadi Semua yang Di ceritakan Oleh Nenek moyang atau Pun orang tua itu Benar adanya. 

Kehidupan Yang Belum Adanya Penerangan Dan belum Adanya keramaian Kota. Membuat Semuanya mengandal kan Dengan Alam, Semua yang bisa di Manfaatkan dengan Alam Pasti Akan percaya Apa saja yang Betul adanya Kehidupan Dunia lain tersebut. 

Di kehidupan Yang semuanya Harus Mengikuti tradisi dan Semua orang Harus bekerja dalam keseharian nya untuk Menghidupi Keluarganya. Kepala keluarga Mau tidak mau Harus bisa Menanam di ladang Untuk Menanam pohon yang Produktif untuk Di manfaatkan keluarganya.

Karena segala sesuatu di Kampung tersebut tidak akan bisa di dapatkan.  Karena Kebetulan jarak Tempuh kota untuk mengunjungi pasar sangat jauh di tambah keekonomian yang sulit harus Mendirikan sikap menghemat untuk menyeimbangkan Kehidupan dalam ekonomi. 

Cara hal itu Para warga kampung Harus pintar mengolah Ekonomi untuk di belikan Bibit Atau pun pupuk. Untuk bisa mendapat kan Hasil yang bagus untuk Membantu Keekonomian nya berputar dan mengandalkan keseharian nya dari tanaman tersebut untuk makan sehari hari. 

Semua warga Sibuk Keluar rumah untuk mencari Sesuap nasi. Jika Tanaman masih belum bisa di nikmati atau di petik, Mereka semua mengandal kan satu Lagi tempat yang masih iya Jadikan tempat mencari Makan. Warga sering kali mengandal kan Kali besar di belakang kampung yang masih jernih dan alami. 

Para warga selalu mencari ikan datang ketempat tersebut, untuk memenuhi kehidupan nya. Dan di Suatu hari saat itu di kali tersebut Pernah mengalami Kejadian yang Bisa di bilang Aneh bahkan banyak sekali orang yang bertanya bahwa cerita itu benar atau tidak adanya. 

Mungkin para warga yang sudah melihat bahkan menyaksikan kejadian tersebut.  Bisa tahu dan bisa menyimpulkan Dengan apa yang di ceritakan oleh para nenek moyang atau orang tua kita. 

Saat kejadian itu banyak orang yang percaya bahkan yakin bahwa adanya Dunia bawah sadar atau Dunia lain. Langsung saja cerita saat itu di Alami oleh salah satu warga Yang saat itu datang untuk mencari ikan untuk di jadikan teman makan hari itu. 

Namun naas entah apa yang dia sedang pikirkan atau sedang iya hayal kan.  Sampai sampai ia harus Merenggut nyawa nya dengan hanya sesingkat itu . Warno adalah warga asli kampung terpencil tersebut, dia sosok bisa di bilang orang paling di tua kan di kampung tersebut. 

Seharusnya Di jadikan penua dalam kampung tersebut ia sudah hapal apa yang Menjadi mitos atau pun cerita yang sering kali di nasehati oleh para nenek moyang kepada kita keturunannya. Entah kenapa warno saat itu Masuk kedalam sungai atau kali yang sering kali di sebut dengan kali belewung, Ia mencari ikan sebagai mana warga lain mencari secara biasa. 

 Entah kenapa di waktu yang tidak lama Warno itu mencari ikan dan terdengar oleh santo warga kampung  yang sama saat mencari ikan di kali tersebut. Terdengar jika warno Sedang mengeluarkan Kata kata kasar bahkan marah marah di kali tersebut. Namun Santo yang mendengar saat itu, Hanya berpikir jika warno saat itu sedang Berbincang dengan teman yang sama mencari ikan saat itu.

Santo yang mendengar warno itu cukup agak jauh dari tempat warno berada. Karena merasa tidak curiga, jadi mengabai kan apa yang warno katakan saat itu.  Namun semakin lama rasanya warno semakin kencang berbicara bahkan sedikit menggunakan Tidakan melempar batu dan melempar pelepah pisang ke tengah kali tersebut. 

Yang tentu saja membuat hal itu Semakin membuat Penasaran terhadap Santo yang mendengarnya saat itu.  Santo yang merasa aneh dan janggal mengurungkan untuk melihat warno tersebut ketempatnya. Dan saat itu warga kampung yang kebetulan ada di kali tersebut cukup ramai di ajak lah oleh Santo untuk Beramai ramai melihat apa yang terjadi dengan warno. 

Saat di lihat saat itu Semua terkejut, Bahkan tidak percaya. Warno di kira sedang mencari ikan saat itu ternyata lain Adanya, Semua orang kaget bahkan tidak percaya dengan apa yang di lihat nya saat itu. Sampai semua para warga Merasa takut bahkan gemetar seleruh tubuh dengan apa yang ia lihat saat itu kepada temannya.

Ternyara warno Sudah mengambang di tengah kali dan di lilit oleh Mahluk setengah manusia dan setengah ular. Saat itu pun kejadian itu langsung melaporkan hal itu kepada Pak kades dan ustad yang di jadikan sesepuh di kampung tersebut. 

Tak lama kepala desa dan ustad itu pun berdatangan dan masih banyak lagi warga juga memenuhi kali tersebut. Kepala desa dan ustad itu saat melihat mahluk tersebut langsung Mencari tahu kenapa bisa terjadi kejadian tersebut.

Tak lama Mahluk setengah Ular itu berbicara, Bahwa dia mencari istri dan anak nya warno saat itu. Ustad itu pun mengatakan Ada urusan apa menanyakan istri dan Anak nya, ia hanya ingin menceritakan kenapa dia tega mengambil suami dan ayah nya tersebut. 

Pada akhirnya Istri dan anak warno pun di datang kan. Wajah istri dan anak yang melihat suaminya sudah terkujur kaku di tengah kali, sambil di tarik dan di lilit oleh mahluk tersebut kaget bahkan terpukul melihatnya. Merek berdua menangis kenapa mahluk itu melakukan hal itu terhadap suami dan ayahnya. 

" Hahahahahahah,,,,,,, Suara bergetar

" Lihat Semua apa yang kami Lakukan terhadap Orang yang serakah saat ini,  Kami tidak pernah meminta dan kami tidak pernah menyelakai kalian yang mengambil rezky di tempat ku. Kami hanya ingin di jaga dan di hargai, Kami tidak pernah meminta lebih. karena kami tahu  Kalau kalian pun punya kehidupan bahkan keluarga" 

" Ini Contoh kecil Untuk kalian lihat, Bagai mana semestinya harus bersikap adil dan harus berani berbagi kepada orang lain " Kata mahluk tersebut dengan nada berbicara sangat tegas 

Istri warno pun menangis dan masih merasa tidak paham dengan apa yang di bicarakan Mahluk tersebut.  

" Maksud kamu apa, Aku tidak paham dengan ucapan mu kenapa kamu tega mengambil suamiku ,,, jika kamu mengambil suamiku kenapa kamu tidak mengambi aku saja ,,,, " Ucap nya dengan menangis 

" Aku mengambi nyawa orang lain bukan hanya untuk sekedar nyawa. Tapi Sering kali aku bersabar bahkan mendiam kan apa Sosok suamimu. Suamimu selalu ingin mendapat tangkapan yang banyak, Jika tidak mendapat tangkapan ikan yang banyak Dia akan memaki kami, Memaki tempat kami bahkan menghancurkan tempat kami menjadi kotor bahkan rusak."

"Apah kami Harus masih saja diam, Sedangkan kami di sini membatu kalian untuk memenuhi kehidupan kalian. Menjaga dan melestarikan para ikan ikan yang hidup di tempat kami" Namun kalian dengan seenak nya Mencemarkan tempat kami dengan cara menabur bahan perusak bahkan mematikan ikan ikan kecil yang tidak berdosa."

" Kami Mahluk gaib yang butuh ketenangan dan juga di hargai. Kami pun punya Hati dan Batas kesabaran. Jika manusia tidak mau ikut cara kami Para mahluk gaib, Setidak nya lebih baik mati dari pada membuat banyak warga mati kelaparan dengan keserakahaan nya. " Ucap Mahluk tersebut 

Semua warga kampung Melihat dan mendengar apa penjelasan dari mahluk tersebut berdiam bisu dan tidak bisa menjawab apapun. Karena hal itu benar adanya, Dan warno yang Salah malah menjadi manusia serakah di atas penderitaan orang yang sedang sama susah menjalani kehidupan. 

Dan pada akhirnya Semua warga saat itu yang tidak percaya akan adanya Mahluk Gaib akhirnya Mengalami dan percaya benar adanya. Bahwa mahluk gaib dan cerita mistis itu ada dan tidak semua mahluk itu jahat. Begitulah isi cerita yang terjadi, hingga Pada akhirnya cerita mitos yang sering kali di katakan akhirnya Menjadi pakta Kehidupan. 


             Selesai 


Foto Penulis

Sri Wulandari ✓ Verified Contributor

Content Writer & Blogger

Berdedikasi untuk menyajikan informasi mendalam, artikel berkualitas, dan wawasan sejarah serta teknologi.

Admin HUBUNGI KAMI
SEKARANG