di Titik Lamaran, Kau menolak

di Titik Lamaran, Kau menolak

 

Ilustrasi
Kisa tentang seorang pemuda yang hidup pemuh mandirian, Yang tidak bisa diam dalam kesehariannya. Dia sosok anak mudah yang sangat rajin dan gigih dalam mencari rezky. 

Hidup dari keluarga yang hanya pas pasan ia rela hidup membantu untuk memenuhi kebutuhannya tanpa harus mengandalkan orang tuanya yang hanya pas pasan untuk sehari hari. 

Dani anak pemuda yang taat dengan agama bahkan sering kali banyak di kenali banyak orang yang karena tidak pernah pilih pilih mencari teman. Namun dari sekian lamanya ia bekerja, Untuk memenuhi kebutuhannya. 

Ia sering kali berpikir jika dia harus segera mencari seseorang yang harus menemaninya. Karena menurut nya dari kebanyakan temannya hanya dia lah yang terbilang masih pemuda, karena yang lain sudah berumah tangga dan mempunyai istri.

di setiap harinya dani yang sering kali mendapat ejekan bahkan omongan yang membuatnya semakin yakin untuk mencari pasangan akhirnya tiba 

" kapan euy .... Ngundang ... teh ..."

" Kerja mulu.... kaya engga, Jomblo iya...."

ucap teman temannya jika sedang mengejek dani di tempat kerjanya.

Dani yang sering merasa di ledek ia langsung menjawab:

" Doain aja.... bentar lagi ngundang ...."

Dengan sedikit ketawa ketawa gak yakin

Dani yang mulai serius dengan apa yang ia impi impikan akhirnya bertemu:

Ada seorang wanita berkerudung tersapu malu lewat di depan muka dani dengan sedikit melihatkan wajahnya dengan senyuman. 

Dani yang melihat wanita itu, seketika terasa tersentuh dan penasaran. 

" Gelisss euy... Siapa yah ....."

Dani yang merasa penasaran mengikuti wanita itu. saat terus di.perhatikan wanita itu berjalan ke suatu tempat, ia melihat bahwa wanita itu sedang masuk ke suatu pasar dan kehilangan jejak saat itu. 

Dani yang masih penuh dengan rasa penasaran dengan berat hati untuk pergi.

Singkat cerita ketemu lagi dengan si wanita yang membuat nya penasaran. Saat berjalan jalan mencari angin dani, yang tidak sengaja melihat wanita yang pada saat itu ketemu. 

Dani yang sudah merasa tidak mau kehilangan lagi langsung mengejar wanita itu yang sedang berboncengan dengan satu temannya.

" Heii.... Mau kemana... Boleh kenalan gak "

Kata dani dengan sedikit senyum senyum malu 

Wanita yang di tanya sedikit kaget, bahkan merasa ia pun pernah bertemu dengan dani yang akhirnya menjawab:

" Eh ..... aa yang waktu itu ketemu yah ...."

" Iyah,,,, hehehehe bener .. Masih inget ternayata....." Kata dani sambil mengaruk garuk kepalanya yang tidak gatal

Dani yang merespon cepat akhirnya si wanita itu pun du bawa lah menepi untuk di suruh makan dan minum di suatu cape tempat nongkrong. 

" Ookkh iyaa.... aa Tadi mau kemana, ....ko tiba tiba lihat aku ...." Kata wanitanya dengan sedikit canggung 

" Ohh... Tadi lagi jalan jalan aja .... Enggak tahu tiba tiba pengen jalan, jalan ....Eh tau nya mau ketemu Bidadari .... hehehehe "

Kata dani dengan omongan sedikit menggombal 

" Iyah .... kenalin aku Halimah....."

sambil senyum tersipu malu 

Dani yang senang mendengar siapa namanya langsung to the point menanyakan no hp nya bahkan alamat rumahnya. 

Dani yang Terbilang seperti orang yang tidak gampang untuk membuka hati. Tapi gampang jatuh cinta, membuat nya hanya sekilas pun langsung membuat nya terpesona. 

Akhirnya dani dan halimah pun Mempunyai status yang awal nya berpacaran. 

Halimah yang di kenal oleh dani sebagai wanita baik, pendiam bahkan tidak banyak tinggkah membuat dani semakin yakin bahwa wanita yang ia cari adalah dia saat itu.

Hari demi hari dani lewati berpacaran yang tidak sedikit pun ada masalah atau pun pertengkaran yang membuat dani semakin Tambah yakin, dani yang Mulai Menabung, Lembur kerja, Bahkan menghemat. 

Demi satu impiannya yaitu ingin mempersu ting wanitanya dengan secara halal. Dan status yang syah bukan hanya sekedar pacaran, Dani yang mulai datang Kerumahnya. 

Menemui keluarganya, sodaranya, Bahkan kakanya mencoba mendekatinya. Dan meminta dengan baik baik kepada orang tuanya. Bahwa dani akan berniat meminang anak nya di waktu yang dekat dekat ini.

Respon keluarga wanita  yang Merespon dengan baik. bahkan mendukung dengan keinginan dani, Dani pun semakin semangat untuk segera mengusahakan sesegera mungkin demi calon istrinya itu. 


Namun entah kenapa saat sesudah dani mempunyai niat ingin menikahi pacarnya.

justru pacarnya malah sering kali mencari maslah, bahkan sering kali marah marah. seolah olah mencari kelemahan titik emosi dani saat itu, Dani yang selama itu sabar menahan dan mengalah di posisi apapun. 

Malah semakin aneh dan terbuka sifat asli dari calon istrinya tersebut. Yang sering terlihat aneh bahkan galak, sering tidak menghargai, banyak meminta bahkan sering kali Memerintah bahkan memaksa. 

Membuat hal ini semakin membuat dani hilang dengan kesabarannya. Kadang dani yang sering kali di goda saat pulang bekerja dengan keadaan cape dan lelah, membuat dani hilang kendali bahkan sering kali melawan pacarnya itu jika berdebat. 

Hingga pada akhirnya pertengkaran dan marah pun terjadi.  dani yang awal nya tidak mau kasar atau pun samanya jika adanya soal perdebatan. Akhirnya terpancing karena rasa cape dan pikiran yang kacau. 

Dani yang sering kali meminta maaf bahkan membuang ego kepada halimah. Namun itu semua tidak ia anggap, bahkan ia terus menerus ulangi dan semakin parah. 

Namun karena dani yang sudah punya niat bahkan sudah membeli barang barang untuk acara lamarannya membuat nya merasa kalau itu hanya lah godaan Niat baik.

Yang pada akhirnya dani yang bersabar dan melerai pertengkaran pun meminta maaf bahkan mencoba untuk baik baik kembali. Yang jadi permasalahan selalu ia ikuti bahkan barang yang sudah ia beli harus di.tukar dengan kemauannya. 

demi untuk menjaga tidak lagi adanya pertengkaran. Namun setiap harinya banyak sekali yang di jadikan alasan bahkan terus saja semua hal sepele di jadikan masalah. Seolah olah pacarnya sudah tidak sayang dan tidak suka lagi kepada dani, sehingga yang ia lihat hanya keburukan bukan kebaikannya.